Kata kata bijak tentang rezeki

Mungkin selama ini kita terlalu sibuk menghitung angka di atas kertas,
Besaran gaji dikurangi biaya hidup sehari hari menyisakan  jumplah yg menyesakkan dada.

Sehingga kerap kali jika mendengar seruan tentang haramnya riba,
Maka pertama yg muncul dibenak kita adalah

"Kalau gak hutang bank, dari mana dapet modal usaha ?"

"Kalau ndak kredit ( riba) bagaimana kita bisa punya rumah ?

"Kalau ndak kredit ( riba) mobil, kapan kita bisa kumpulin duitnya?"

Dan seterusnya...

Tanpa kita sadari.....selama ini kita telah berprasangka buruk kepada Allah sang Maha Kaya.

Seakan akan  keharaman riba itu adalah syariat yang konyol, tidak masuk akal dan terlalu berlebihan.

"Bagaimana mungkin Allah mengharamkan riba, sedangkan  tanpa utang riba aku tidak bisa punya rumah dan kendaraan, masak aku harus kontrak terus menerus!"

Itulah tuduhan paling buruk kepada Sang Maha Memberi,

Maka ada kata kata bijak yg berbunyi : takdir itu adalah sebagian dari prasangkamu .

Mengapa kita tidak berprasangka baik dengan meyakini bahwa :
"Rabb ku Sang Maha Pemberi akan memberikan kemudahan dan rizki dari arah yang tidak kusangka sangka agar aku bisa mendapatkan rumah dan kendaraan, sebagai ganjaran untukku yang telah ber azam untuk taat diatas perintahnya dengan meninggalkan  riba "

Bagiku, rezeki itu bukan dihitung dari angka angka diatas kertas,
Bukan dari jumplah yg tertulis di slip gaji suami.

Melainkan bisa berupa kemudahan kemudahan yang kita dapatkan saat kita tengah sekuat tenaga  menghindari riba.

Kami hanyalah sepasang suami istri yang mengais rezeki dengan menjahit.

Tidak ada slip gaji.
Tidak ada tunjangan apapun.
Tidak ada jaminan kami pasti dapat uang seperti pegawai bulanan.

Bisnis konveksi  yg kami mulai 0,
Berbekal 1 mesin jahit manual dan blm punya obras.
Hanya dengan modal kurang dari 1juta, kami sudah sombong dengan menolak setiap tawaran pinjaman modal UMKM meskipun dengan bunga yang sangaat rendah.

Kemudian Allah pertemukan kami dengan orang orang baik yg bersedia memberi pinjaman modal 2 juta, tanpa bunga!

Ini rezeki....

Pun saat kami ingin mempunyai rumah, karena selama ini msh numpang dirumah ibuku, sedangkan anak sudah 4,
Berbekal uang 15 juta....kami putar putar cari tanah,
Alhamdulillah allah pertemukan kembali kami dengan seorang ibu pemilik tanah yang bersedia kami angsur beberapa kali, hanya dengan DP 15 juta.

Ini rezeki....

Kemudian saat anak anak sudah besar dan harus mulai masuk kepondok di madiun...kamu memerlukan mobil yg nyaman untuk mengantar jemput mereka,
Karena mobil suzuki carry tua kami tidak ber AC, panas,dan  sering mogok dijalan.
bahkan saat tengah malam dalam perjalan mengantar mereka melewati hutan caruban, tidak jarang kami harus mendorong mobil mencari bengkel yang bersedia diketuk pintunya di tengah malam buta.
Maka dengan dana pas pasan kami keliling mencari mobil yang  agak lumayan biar tidak sering mogok dan nyaman saat harus ke surabaya untuk kulakan,

Setiap diler mobil yg kami datangi  selalu menawarkan kredit dengan jasa leasing!

Meskipun suami telah berjanji akan mengangsur dengan tepat waktu...dengan syarat tanpa riba,mereka tetap tdk bersedia,
Harus pake leasing dan pasti riba!

Lemees....

Kemudian saat kami hampir putus asa, dalam perjalanan pulang tiba tiba kami tertarik untuk berhenti di sebuah rumah kecil  yg memarkir beberapa mobil dagangan.

Iseng iseng berhadiah....kami menanyakan harganya,
Angka yang keluar  dari penjual bikin mules!

"Bapak punya uang berapa ?"

"Segini mas"
Jawab suami menyebut jumplah uang pas pasan kami.

"Waduuh....jauuh pak...."

"Boleh kami angsur?"

"Bisa pak...mau pake **** atau ****? ( disebutnya dua nama leasing terkenal di kota kami)

"Kami ndak mau pake leasing mas...klw Boleh kami angsur ke mas aja"

"Waduuh...gak bisa pak...."

Mas itu diem....mikir keraaas...mengamat amati suami ( mungkin sedang menerawang kepribadian suami, ruwet apa ndak )

Lalu....

" Ya sudah pak...ga papa...saya percaya njenengan....biasanya saya ndak pernah mau lo pak,..." kata mas e

"Alhamdulillah, saya minta waktu 3 bulan ya mas.... Tapi nnt saya ndak mau ada denda pinalti lo mas, karena itu riba juga..."

"Iya pak....pokok e saya percaya sama njenengan ..."

Alhamdulillah ya Rab.....Allah Yang Maha Baik , Maha Pemurah Lagi pengasih...

Kami mengidamkan phanter tua yg penting ber AC dan gak mogok an....tapi Allah beri kami inova yang  dalam mimpi pun kami tidak pernah angankan.

Bahkan Allah mudahkan kami dengan melunasi kurang dari 1 bulan.

Inilah rezeki....

Yakinlah teman.....yakinlah bahwa Allah tidak akan menyia nyiakan kita dan menjadikan kita gembel sementara kita telah berusaha untuk taat dan istiqomah dengan menghindari yang haram dan hanya mencukupkan diri dengan yang halal.

Ketahuilah,
Rizki itu bukan dihitung  dari jumplah saldo di rekening kita.

Melainkan dari berbagai kemudahan yang Allah berikan,
Kesehatan, anak anak yg yg sholeh,tetangga yang baik,teman teman yang baik,serta hati yang selalu merasa cukup.

Imanilah, bahwa riba itu jahat dan dosa.
Dosa riba yang paling ringan itu seperti dosa sesorang  anak yang berzina dengan ibu kandungnya!
Sedangkan pembuktian dari iman itu dengan taqwa.

Dan pelaku riba itu ada 3,
1.yang menerima riba
2.yang membayar riba
3.yang mencatat / menjadi saksi.

Temans....Yuuuk....mari kita hindari riba,

Mari kita berprasangka baik bahwa Allah akan memampukan kita meskipun tanpa riba.
Berhentilah menghitung hitung, sebab ada yang namanya rezeki barokah, yang tidak akan mampu kita hitung  dengan alat hitung apapun.....

BY : RACUNZ BLEGA

Comments